Cara Membagi Tugas Rumah Antara Suami dan Istri Dengan Adil

Salah hal yang bisa menjadi masalah dalam sebuah keluarga yaitu mengurus rumah tangga. Permasalahan ini akan sering muncul jika dalam sebuah keluarga tersebut tidak ada kesepakatan dalam pembagian tugas rumah. Apalagi jika keduanya sama-sama bekerja di luar rumah, tentu perlu pembagian tugas yang adil. Lain halnya dengan seorang istri yang memang fokus untuk mengurus rumah dan anak atau tidak bekerja. Jangan sampai bertengkar hanya karena rumah berantakan dan bingung itu menjadi tanggung jawab siapa. Jadi sebaiknya bagilah tugas atara istri dan suami. Berikut ini ada beberapa cara yang bisa anda terapkan salah satunya yang sesuai dengan kondisi keluarga anda.

  • Cara Tradisional

Cara tradisional ini lebih tepat untuk keluarga yang hanya suami yang mencari nafkah, sedangkan istri fokus mengurus rumah tangga. Jadi semua tanggung jawab tetang rumah muali dari kebersihan, mengurus anak, masak, dll itu semua dilakukan oleh seorang istri. Sedangkan suami hanya bekerja saja dan memberikan finansial.

  • Dengan Cara Membagi Rata

Membagi rata merupakan cara yang melibatkan keduanya yaitu suami dan istri dalam mengurus rumah tangga. Jadi dengan cara ini antara suami dan istri sudah membagi rata masing-masing tugasnya. Tugas ini sudah disepakati antara keduanya. Contohnya seperti istri masak suami bersih-bersih atau semuanya bersih-bersih yang satu di dalam ruangan dan satunya di luar ruangan. Keduanya juga mengurus anak secara bergantian, sesuai kesepakatan berdua. Cara ini cocok untuk suami istri yang sama-sama bekerja.

  • Fleksible

Cara fleksible sebenarnya hampir sama juga dengan membagi rata, akan tetapi pembagian tugas di sini bisa berubah-ubah. Jadi antara suami dan istri harus bisa melakukan tugas rumah semuanya. Contohnya suami bisa melakukan semua tugas istri, salah satunya masak. Begitu juga seoarang istri juga harus bisa mengerjakan smeua tugas rumah suami, seperti mencuci mobil.

  • Kebalikan Dari Cara Tradisional

Maksud dari cara ini yaitu seorang istri bekerja di luar untuk mencari nafkah dan suami mengurus rumah tangga dan anak. Jadi semua pekerjaan rumah tangga suami yang bertanggung jawab melakukannya. Sedangkan istri hanya mencari uang untuk memenuhi kebutuhan finasial keluarga. Cara ini masih jarang digunakan, karena kebanyakan masyarakat kurang setuju dengan cara ini.

Itulah berapa cara untuk membati tugas rumah tangga antara suami dan istri dengan adil. Buatlah suatu kesepakatan yang baik dan sudah saling setuju antara suami dan istri. Penting sekali untuk diterapkan agar keluarga semakin harmonis dan terhindar dari pertengkaran. Semoga bermanfaat yaa…

Tips untuk Mewujudkan Keluarga Harmonis

Setiap pasangan yang sudah sah menjadi suami-istri tentu menginginkan sebuah keluarga yang harmonis dan juga saling mengasihi. Hal ini dilakukan supaya kehidupan berkeluarga semakin berwarna dan menjaga dari kemungkinan terjadinya pertengkaran dalam rumah tangga. Keluarga yang harmonis menjadi impian setiap orang. Tidak hanya bagi pasangan suami-istri, tetapi juga untuk anak-anak yang mengharapkan hubungan keluarganya harmonis. Akan tetapi, dalam pelaksanaannya mewujudkan keluarga harmonis bukan menjadi suatu hal yang mudah. Sering kali terjadi perbedaan pendapat yang terkadang menimbulkan perselisihan. Apabila hal ini tidak segera diselesaikan, maka bisa terus berlarut dan menimbulkan masalah lainnya. Oleh karena itu, Anda bisa menyimak penjelasan mengenai tips untuk mewujudkan keluarga harmonis di bawah ini.

  • Dapat Menerima Kelebihan serta Kekurangan Pasangan

Setiap manusia tentu mempunyai kelebihan dan kelebihannya masing-masing. Begitu pun dengan pasangan Anda. Oleh karena itu, agar dapat mewujudkan keluarga harmonis tentunya Anda harus menerima kelebihan serta kekurangan pasangan. Hal tersebut menjadi sebuah awal dalam menjalin hubungan sebagai keluarga. Penerimaaan kepada pasangan dapat meminimalisir terjadinya ketegangan ketika terjadi selisih pendapat.

  • Dapat Melupakan dan Memaafkan Kesalahan Pasangan di Masa Lalu

Tidak ada manusia yang luput dari kesalahan, termasuk Anda dan pasangan. Maka dari itu, Anda harus membuka diri untuk melupakan dan memaafkan kesalahan pasangan yang pernah diperbuat di masa lalu. Dengan begitu, maka Anda tidak akan lagi mengungkit masa lalu dan memicu terjadinya pertengkaran yang lebih besar.

  • Menjalin Komunikasi dengan Baik

Komunikasi adalah faktor terpenting dalam membina sebuah keluarga. Tanpa adanya komunikasi yang baik antara suami dan istri, maka besar kemungkinan untuk terjadi perselisihan ataupun miss communication. Oleh karena itu, Anda dan pasangan perlu menjalin komunikasi dengan baik supaya segala sesuatunya dapat dibicarakan dengan kepala dingin. Sering kali justru komunikasi yang buruk dengan pasangan menjadi penyebab perceraian dalam sebuah keluarga.

  • Tidak Berburuk Sangka dengan Pasangan

Selalu berburuk sangka atau berpikir negatif dengan pasangan bisa mengakibatkan terjadinya pertengkaran. Hal ini dikarenakan rasa curiga yang selalu muncul membuat pasangan merasa risih dan pada akhirnya menimbulkan konflik dalam sebuah hubungan. Maka dari itu, Anda perlu menghindari perasaan berburuk sangka dan selalu curiga kepada pasangan untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan.

  • Tidak Menutup Diri

Dalam menjalin hubungan pernikahan, tentu sangat dianjurkan untuk selalu membuka diri pada hal apapun kepada pasangan. Hal ini bertujuan untuk membuat komunikasi suami dan istri menjadi lebih baik lagi. Jika salah satu memiliki masalah, maka hal tersebut harus dibicarakan pada pasangan untuk mencari solusi yang terbaik. Dengan begitu, maka komunikasi lebih terjaga dan masalah dapat terselesaikan dengan baik.

  • Jangan Sungkan untuk Meminta Maaf Terlebih Dahulu

Bagi sebagian orang meminta maaf terlebih dahulu pada pasangan adalah hal yang sulit untuk dilakukan. Padahal dengan kita meminta maaf terlebih dahulu, hal tersebut dapat meredam ego dan bisa segera mengembalikan hubungan suami-istri kembali harmonis. Merasa diri sendiri yang paling benar dan selalu menyalahkan pasangan adalah dua hal yang harus dihindari dalam hubungan pernikahan. Jadi, pastikan jika Anda tidak sungkan ataupun gengsi untuk meminta maaf terlebih dahulu, ya.

Dengan melakukan tips yang telah dijelaskan di atas, maka bukan tidak mungkin keluarga Anda menjadi keluarga yang paling harmonis. Jadi, pastikan Anda mencoba tips tersebut dengan baik, ya.

Ingin Tahu Rahasia Keluarga Bahagia? Simak Nih!

Tentu setiap keluarga ingin berbahagia bukan? Hanya saja tiap keluarga berbeda-beda dalam mencapai kebahagian mereka, masing-masing punya rahasia keluarga bahagia sendiri. Satu dengan yang lainnya tidak bisa disamakan. Namun bukan berarti semuanya beda, tetap ada beberapa poin persamaan pada tiap keluarga dalam menggapai kebahagian mereka.

Adapun beberapa rahasia keluarga bahagia sederhana yang bisa anda lakukan untuk menggapai keluarga bahagia ialah sebagai berikut

Rahasia Keluarga Bahagia yang simpel dan mudah dilakukan setiap hari

Ada beberapa langkah atau tindakan sederhana yang bisa anda lakukan ketika ingin menciptakan keluarga yang bahagia. Berikut ialah rahasianya:

1.      Saling berbagi tugas

Dalam keluarga, biasanya masing-masing  anggota mempunyai peran masing-masing, seperti ayah yang kerja untuk mencari nafkah, ibu yang mengurusi urusan di rumah serta anak-anak dan yang lainnya. Itu memang benar.

Namun bukan berarti tidak boleh berbagi tugas dalam rumah tangga. Justru berbagi tugas bisa menciptakan kehangatan dalam keluarga yang muaranya pada kebahagiaan keluarga keseluruhan.   Dalam berbagi tugas ini, gak harus tiap hari kok. Bisa diagendakan tiap akhir pekan atau sabtu dan minggu.

Misalnya ayah sesekali beres-beres rumah, atau mengantar istri ke pasar untuk belanja bahan makanan mingguan. Bisa juga memberikan tugas kepada anak-anak laki-laki untuk menyapu lantai dan anak perempuan untuk mencuci piring. Jika itu berjalan dengan baik, maka tidak akan ada yang merasa kerja sendiri, semua dikerjakan bersama dan itulah yang akan merekatkan hubungan keluarga.

2.      Sisihkan dan Nikmati waktu bareng keluarga

Setelah seharian sibuk dengan urusannya masing-masing, ayah kerja, ibu mengurus rumah atau  juga ada yang kerja, anak-anak sekolah, tentu butuh waktu untuk bisa menikmati waktu bersama dengan keluarga. Ini penting dan rahasia keluarga bahagia yang ampuh.

Jangan sampai setelah pulang dari aktivitasnya, pada sibuk sendiri di rumah, entah ada yang lansung tidur, main hp sendiri, atau malah lihat tv sendiri. Ini yang akan membuat keluarga retak dan tidak harmonis.

Sisihkan waktu bersama kalau bisa tiap hari, bisa ketika waktu makan malam bareng, sambil bertukar cerita, jalin komunikasi antara satu dan yang lainnya. Usahakan ketika makan malam ini tidak menghadap TV dan dibuat perjanjian untuk keluarga tidak boleh lihat HP, supaya satu sama lain bisa memperhatikan ketika berbagi cerita.

3.      Jangan Ada Rahasia

Rahasia keluarga bahagia ialah jangan ada rahasia. Yuph, betul sekali kunci kebahagian antar anggota keluarga itu yang keterbukaan, gak ada rahasia-rahasiaan. Semuanya terbuka baik untuk hal yang sifatnya bahagia atau hal-hal yang tidak bahagia. Biar semua tahu yang biar semua bisa merasakan bersama.

Misalnya ya, ayah dapat bonus dari kantornya, ya disampaikan kepada anggota keluarga lain di rumah, supaya semua bisa merasakan kebahagiaan itu. Begitu juga dengan ada masalah, jangan hanya dipendam sendiri. Namun rahasia kalau bisa tetap disimpan di keluarga saja, jangan sampai ke orang lain atau keluarga terdekat. Takutnya itu berupa aib keluarga yang malah jadi ribet.

Itulah 3 rahasia keluarga bahagia yang bisa anda ketahui dan bisa anda ciptakan ke keluarga anda. Mungkin anda punya tips menciptakan keluarga bahagia yang lainnya? Kalau iya. Boleh loh, dishare di kolom komentar di bawah, supaya keluarga yang lain juga bisa belajar dari pengalaman anda. Ditunggu ya!

Tips Mengatur Keuangan Keluarga Supaya Tidak Boros

Setiap orang yang sudah berkeluarga pasti memiliki rencana untuk masa depan seperti memiliki rumah, memiliki kedaraan, membiayai sekolah anak, liburan, membuka usaha baru, hingga menyiapkan dana hari tua. Untuk mewujudkan rencana tersebut kita membutuhkan uang yang banyak. Oleh karena itu, kita kaan berbagi tips mengenai cara mengatur keuangan keluarga.

  • Belanja bulanan sesuai dengan kebutuhan

Terkadang kita menjadi terlalu boros karena terlalu menuruti keinginan bukan kebutuhan. Untuk mencegah agar kita tidak membeli barang-barang yang tidak dibutuhkan, sebaiknya catat barang-barang yang memang dibutuhkan seperti tagihan listrik, sembako, biaya sekolah, transportasi, dll. Untuk kebutuhan tersier seperti traveling dan shopping bisa diwujudkan setelah kebutuhan pokok terpenuhi dengan baik serta memiliki tabungan.

  • Biaya rumah

Banyak orang yang kesulitan mengatur keuangan karena biaya cicilan rumah yang besar. Sebaiknya cicilan rumah tidak lebih ddari 25% dari total gaji yang diterima. Apabila belum mampu untuk membeli rumah, untuk sementara anda ikut bersama orang tua atau jika merasa tidak enak dan ingin hidup mandiri sebaiknya cari kontrakan yang murah.  Anda juga harus menabung dan mencari penghasilan tambahan agar impian memiliki rumah sendiri bisa segera diwujudkan.

  • Mencari penghasilan tambahan

Kita bisa menggunakan waktu luang kita untuk berjualan. Dengan memiliki penghasilan tambahan, maka akan semakin banyak juga uang yang dapat kita kumpulkan.

  • Membeli barang bekas

Untuk menghemat anggaran, kita bisa membeli barang bekas seperti kendaraan bekas yang masih layak pakai/kondisinya masih bagus. Yang terpenting adalah fungsinya.

  • Kurangi makan di luar

Anda dapat mengurangi jajan di luar karena ini akan membuat pengeluaran kita menjadi lebih besar. Misalnya kita beli kopi di café dengan harga 80rb, kita bisa menyeduh kopi sendiri di rumah dengan modal hanya 2rb rupiah. Pilihlah makanan yang sesuai kantong, bila perlu menanam sayuran di rumah dan memasaknya sendiri. Hal ini akan meminimalkan pengeluaran.

  • Kurangi naik kendaraan bermotor

Jika hanya pergi ke rumah tetangga atau ke sebuah lokasi yang tidak jauh sebaiknya kita jalan kaki atau menggunakan sepeda. Selain menghemat, kita juga bisa menjalankan aktivitas ini sebagai olahraga.

  • Gunakan diskon/promo

Biasanya di supermarket menawarkan beragam promo untuk membeli bahan makanan atau kebutuhan lainnya.